Bekasi, 4 Juni 2026 — KPOTI menghadirkan kegiatan Senam dan Permainan Rakyat Nusantara di SMA Hutama Bekasi sebagai ruang edukasi budaya sekaligus aktivitas fisik bagi para siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia kepada generasi muda melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti senam bersama serta mencoba berbagai permainan rakyat dan olahraga tradisional Nusantara. Tidak hanya diperagakan, permainan juga dimainkan secara langsung sehingga para siswa dapat merasakan keseruan sekaligus memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Melalui aktivitas bermain bersama, siswa diajak membangun kebersamaan, sportivitas, ketangkasan, kerja sama, serta kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya. Permainan rakyat juga menjadi alternatif aktivitas yang mendorong siswa untuk lebih aktif bergerak di tengah semakin tingginya penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi KPOTI, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan permainan rakyat dan olahraga tradisional. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk mengenalkan warisan budaya melalui pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mempraktikkan dan menjadikannya bagian dari kegiatan sehari-hari.
Permainan rakyat pada dasarnya memiliki nilai yang relevan dengan dunia pendidikan. Selain membantu meningkatkan aktivitas fisik, berbagai permainan juga melatih kedisiplinan, kreativitas, komunikasi, kemampuan menyusun strategi, hingga menghargai aturan dan sesama pemain. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa melalui pendekatan yang lebih menyenangkan. Kegiatan di SMA Hutama Bekasi juga menunjukkan bahwa permainan rakyat dan olahraga tradisional dapat dikembangkan menjadi kegiatan sekolah yang menarik. Pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan berbagai agenda, mulai dari kegiatan olahraga, ekstrakurikuler, aktivitas antarkelas, hingga classmeeting.
Ke depannya, kegiatan Senam dan Permainan Rakyat Nusantara diharapkan dapat menjadi agenda bulanan di sekolah. Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, siswa memiliki kesempatan untuk mengenal lebih banyak jenis permainan, memainkannya secara rutin, sekaligus ikut menjaga keberadaannya agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya. Melalui kolaborasi dengan lingkungan pendidikan, KPOTI berharap permainan rakyat dan olahraga tradisional dapat kembali hadir lebih dekat dengan kehidupan anak muda. Pelestarian budaya tidak hanya dilakukan dengan mengenalkan sejarahnya, tetapi juga dengan memastikan permainan tersebut tetap dimainkan, dinikmati, dan diwariskan sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.